Saya sarankan Utusan Malaysia mendahului ikhtiar dari suratkhabar lain sebelum harakah ditulis dalam Jawi.
Lebih2 lagi sekarang sudah ada perisian yang boleh mengalih tulisan dari Rumi ke Jawi, dan teknologi sekarang telah banyak maju dan untuk mencetak media dalam jawi tidak lah begitu mahal.
Bacalah apa yang di komen oleh seorang pengemar Jawi dari sekolah. Kita seharusnya merasa malu bila komen ini tidak datang dari orang Melayu kita sendiri..
KUALA LUMPUR: A Korean expert in Jawi has expressed concern that the script is increasingly being forgotten in Malaysia and may become extinct.
“Malaysia has to educate the young generation in the Jawi script,” said Prof Dr Kang Kyoung Seok of the Pusan University of Foreign Studies.